Anda Bingung Masuk Desil Lebih Tinggi dari Anak Purbaya? Ini Alasannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pembagian kelompok desil oleh pemerintah menjadi perbincangan hangat setelah sebuah video viral menampilkan putra Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa masuk desil 7, sementara sebagian masyarakat yang merasa hidup pas-pasan justru tercatat dalam desil yang lebih tinggi. Hal ini memunculkan pertanyaan tentang penggunaan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk memetakan tingkat kesejahteraan masyarakat.
Desil bukan label kaya-miskin, melainkan hasil pengelompokan relatif berdasarkan karakteristik rumah tangga seperti penghasilan, kondisi rumah, pendidikan, pekerjaan, kesehatan, sanitasi, kepemilikan aset, dan aktivitas ekonomi. DTSEN dibangun dari integrasi DTKS, P3KE, dan Regsosek, lalu dipadankan dan dimutakhirkan secara berkala.
Posisi desil menggambarkan kondisi keseluruhan rumah tangga, bukan setiap individu. Kepemilikan aset seperti rumah, sepeda motor, atau laptop tidak selalu berarti kemampuan ekonomi tinggi, karena aset bisa berupa warisan yang perlu perbaikan atau alat untuk mencari nafkah. Akurasi desil bergantung pada kualitas data dan partisipasi masyarakat dalam memperbarui informasi agar sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 20 Agustus 2026 pukul 15.30
Jangan Salah Sangka, Data Desil Agustus Bukan Dari Sensus Ekonomi Terbaru
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 07.35
Menimbang Keakuratan Desil DTSEN Mengukur Sejahtera Ekonomi Warga RI
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 19.30
Warga Jogja Mulai Mengadu Soal Perubahan Desil
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 12.53
Pertalite untuk Desil 10 Bakal Dibatasi, Purbaya Bocorkan Waktunya
Berita terkait
Airlangga: Indikator kategori desil berbasis survei ekonomi dan DTSEN
ANTARA News · 20 Agustus 2026 pukul 12.40
FOTO: Bukan Sultan, Ini Arti Sebenarnya Desil 9 dan 10
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 22.45
Desil Bukan Cuma Soal Gaji, Ini Faktor yang Menentukan
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 07.00
Mendagri Ungkap Prioritas Pemerintah: Pemulihan Pascagempa NTT Berbasis Data
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 20.55