Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Airlangga Pede Pasar ETF Emas RI Bisa Salib India dan Singapura

Indonesia resmi meluncurkan produk Exchange Traded Fund (ETF) Emas pada Senin, 10 Agustus 2026, bertepatan dengan ulang tahun ke-49 Pasar Modal Indonesia. ETF Emas adalah instrumen investasi yang diperdagangkan di bursa dan dirancang untuk mengikuti pergerakan harga emas. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa nilai ETF emas global mencapai US$ 4.047 miliar, dengan Amerika Serikat menyumbang US$ 526 miliar, China US$ 45 miliar, dan India US$ 17,5 miliar. Airlangga menyampaikan optimisme bahwa Indonesia dapat bersaing dengan India dan Singapura dalam pasar ETF emas. Direktur Utama Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Samsul Hidayat menjelaskan bahwa ETF Emas diharapkan menjadi alternatif investasi baru bagi investor pasar modal Indonesia dan mendukung penguatan ekosistem bullion nasional melalui integrasi pasar modal dengan sektor emas. Produk ini merupakan hasil kolaborasi antara OJK, SRO, manajer investasi, bank kustodian, dealer, dan bullion bank. Prosesnya dimulai dari penyediaan emas fisik sebagai aset dasar, pencatatan Electronic Gold Receipt (EGR) di KSEI, hingga perdagangan unit penyertaan ETF di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Diberitakan juga oleh


Berita terkait