Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Airlangga Pede ETF Emas RI Bisa Kalahkan India dan Singapura

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimis ETF Emas yang diluncurkan di Indonesia dapat tumbuh pesat dan melampaui India serta Singapura. Potensi besar ini didasarkan pada simpanan emas domestik yang dikelola PT Pegadaian (Persero) sebesar 153 ton atau setara US$20 miliar. ETF Emas memungkinkan masyarakat berinvestasi pada emas tanpa perlu membeli dan menyimpan emas batangan secara langsung, serupa dengan reksa dana emas yang diperdagangkan di bursa efek dengan nilai mengikuti harga emas.

Airlangga menyampaikan hal ini dalam Peringatan HUT ke-49 Pasar Modal Indonesia dan Peluncuran ETF Emas di Gedung BEI, Jakarta. Ia menekankan bahwa kehadiran ETF Emas memperkuat sektor keuangan Indonesia yang telah merdeka selama 81 tahun, serta menghubungkan berbagai pemangku kepentingan seperti manajer investasi, custodian bank, bank bullion, dealer, dan bursa efek. Emas tidak hanya menambah pilihan investasi, tetapi juga meningkatkan likuiditas pasar.

Pemerintah sedang berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan untuk menyesuaikan aturan perpajakan terkait instrumen pendukung ETF Emas. Airlangga mengapresiasi langkah OJK yang menetapkan Electronic Gold Receipt (EGR) sebagai efek portofolio ETF Emas, serta perlakuan PPN dan PPh Pasal 22 pada transaksi tersebut. Perlakuan ini diharapkan meningkatkan transaksi sehingga setara dengan transaksi lainnya di bursa.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait