Airlangga Yakin Tuduhan Transshipment AS Tak Usik Kesepakatan Dagang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan pemerintah masih memantau laporan AS terkait dugaan praktik transshipment melalui Indonesia, namun menilai tuduhan tersebut tidak sesuai dengan faktanya. Ia menegaskan bahwa belum ada langkah konkret dari AS dan kesepakatan dagang Indonesia-AS tidak akan terdampak.
Airlangga menjelaskan bahwa Agreement on Reciprocal Trade (ART) antara Indonesia dan AS sudah ditandatangani, dan pemerintah hanya menunggu proses lanjutan terkait Section 301. Jika ada penyempurnaan, akan dilakukan amendment dan proses ratifikasi.
Pemerintah AS menuduh Indonesia bersama Malaysia, Thailand, dan Vietnam masuk dalam kategori Tier 2 sebagai jalur bagi produk China untuk menghindari tarif. Laporan 24 halaman AS menggambarkan praktik ini sebagai "China's Shadow Transshipment Network" yang melibatkan pengemasan ulang dan klaim palsu negara asal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 16.45
Airlangga Tegaskan Polemik Transshipment Tak Ganggu Tarif Dagang RI-AS
Berita terkait
Lolos dari Badai Perang Dagang, Airlangga Klaim Dagang RI-AS Melonjak 18%
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 13.00
Airlangga Kejar Perjanjian Dagang RI-Uni Eropa Diteken Oktober 2026
CNN Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 04.30
Indonesia Bantah Tuduhan Transshipment Scam dari AS, Airlangga: Hanya Berdasarkan Asumsi
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 17.00
Airlangga Bantah Laporan soal RI Jadi Tempat Transshipment Barang China ke AS
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 16.58