Aktivis 212: Duet Dedi Mulyadi-Ahok Bisa Ulangi Sejarah Pilkada DKI Jakarta 2017
Warta Ekonomi± 1 menit baca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Aktivis 212, Damai Hari Lubis, menyatakan potensi duet Dedi Mulyadi-Ahok untuk Pilpres 2029 dapat memunculkan kembali konflik berbasis identitas seperti Pilkada DKI 2017. Dedi memiliki basis kuat di daerah dengan pendekatan budaya lokal, sementara Ahok mengandalkan pengalaman pemerintahan dan gaya kepemimpinan tegas. Namun, realisasi duet tersebut sulit karena Pasal 169 huruf P UU Pemilu yang menghalangi Ahok yang pernah dihukum penjara atas perkara penodaan agama.
Bagikan
Berita terkait
Isu Duet Dedi Mulyadi-Ahok di Pilpres 2029 Mencuat, Aktivis 212 Senggol Potensi Politik Identitas Lagi
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 17.07
Duet Dedi Mulyadi-Ahok Disebut Mustahil, Ternyata Terganjal Aturan Ini
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 09.25
Wacana Dedi Mulyadi-Ahok Terganjal 'Gunung Besar' di Indonesia
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 22.49
Ada Pihak Coba 'Tes Ombak' di Balik Kemunculan Wacana Duet Dedi Mulyadi-Ahok
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 04.36