Jakarta · Jumat, 4 September 2026Cari
WargaKonoha

Alasan Keamanan, Merek-Merek Besar Desak AS Tolak Mobil China

Sejumlah produsen otomotif besar AS, termasuk General Motors, Ford, Toyota, dan Volkswagen, mendesak pemerintah AS untuk melarang impor kendaraan, perangkat lunak, dan perangkat keras otomotif asal China. Desakan disampaikan melalui Aliansi untuk Inovasi Otomotif (AAI), yang khawatir akan dominasi produsen China di pasar kendaraan listrik global. AAI meminta Kongres menyelesaikan undang-undang larangan ini sebelum akhir masa sidang tahun ini.

Pada 22 Juli lalu, Komite Perdagangan Senat AS menyetujui rancangan undang-undang terkait keamanan kendaraan terhubung yang mengusulkan larangan terhadap kendaraan dari produsen China dengan kepemilikan China sebesar 15 persen atau lebih. RUU ini masih membutuhkan persetujuan penuh Senat. AAI juga mendorong larangan terhadap otorisasi khusus untuk produsen seperti BYD, Chery, dan SAIC Motor yang diduga mendapat subsidi dari pemerintah China.

John Bozzella, presiden AAI, menyatakan bahwa langkah ini penting sebagai respons terhadap strategi ekspansi China di industri otomotif global. Larangan yang diajukan mencakup produksi, penjualan, dan impor kendaraan terhubung ke AS, sekaligus mencerminkan kekhawatiran industri otomotif AS terhadap ancaman yang ditimbulkan oleh penguatan produsen China.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait