Alasan Prabowo Bentuk Jabatan Menko Hilirisasi dan Transisi Energi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9363399/original/053545400_1790856956-1000459908.jpg)
Bahlil Lahadalia ditunjuk sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi oleh Presiden Prabowo Subianto. Jabatan ini dibentuk untuk mengkoordinasi program-program prioritas pemerintah terkait hilirisasi ekonomi dan transisi energi bersih. Menurut Bahlil, pengalihan energi fossil ke energi bersih menjadi prioritas utama di tengah kondisi geopolitik global yang tidak menentu. Pemerintah perlu mengeksekusi program-program ini secara komprehensif, terukur, dan sesuai dengan target Presiden yang ada dalam Asta Cita. Selain jabatan Menko, Bahlil tetap menjabat sebagai Menteri ESDM secara bersamaan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 18.52
Rangkap Jabatan Bahlil Disorot, Dinilai Bisa Hambat Eksekusi Hilirisasi
JPNN.com · 1 Oktober 2026 pukul 18.51
Kejar Target Asta Cita Prabowo, Bahlil Sebut Kemenko Baru Fokus Percepat Transisi Energi
kumparan · 1 Oktober 2026 pukul 18.49
Bahlil soal Rangkap Jabatan: Transisi Energi dan Hilirisasi Tak Bisa Parsial
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 18.29
Bahlil Bongkar Alasan Prabowo Bentuk Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, Ada Geopolitik Dunia
Berita terkait
Ini Alasan Prabowo Jadikan Bahlil Menko Hilirisasi dan Transisi Energi
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 18.15
Bahlil Ungkap Alasan Prabowo Bentuk Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 18.13
Ini Alasan Prabowo Tunjuk Bahlil Jadi Menko Hilirisasi dan Transisi Energi
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 18.05
Prabowo Lantik Bahlil Jadi Menko Hilirisasi dan Transisi Energi
CNN Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 14.31