Amran Ajak Organisasi Pemuda 'Gebuk' Dugaan Mafia Beras Fortifikasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengajak ratusan perwakilan organisasi kepemudaan, pelajar, dan mahasiswa untuk bersama-sama mengawal upaya pemerintah memberantas dugaan mafia beras fortifikasi. Program fortifikasi ini ditujukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah dan kelompok rentan stunting, dengan beras yang diperkaya vitamin dan mineral. Namun, ditemukan produk yang diduga dipasarkan dengan harga jauh di atas kewajaran, seperti Rp42.000 per kilogram dibanding harga normal sekitar Rp10.000 per kilogram.
Berdasarkan temuan pemerintah, dugaan penyimpangan ini berpotensi menimbulkan kerugian masyarakat hingga sekitar Rp71 triliun untuk beras fortifikasi dan Rp98 triliun untuk beras premium yang tidak memenuhi standar mutu. Satgas Pangan Polri telah menetapkan 39 tersangka dari 38 perkara terkait. Pengawasan dilakukan melalui pengambilan sampel produk dari berbagai daerah guna menguji kesesuaian mutu, kandungan gizi, legalitas, dan kewajaran harga jual.
Pemberantasan mafia pangan ini merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperbaiki tata niaga pangan dan melindungi masyarakat dari praktik perdagangan yang merugikan. Kementerian Pertanian bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional, Satgas Pangan, pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum dalam pengawasan ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 14.50
Mentan Bongkar Penyebab Beras Premium Kerap Kosong, Periksa 15 Merek
Berita terkait
Amran Bongkar Dugaan Mafia Beras Fortifikasi, Dijual Rp42 Ribu per Kg
CNN Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 12.29
Susunan Resmi Upacara Detik-Detik Proklamasi 17 Agustus 2026 di Istana Negara
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 22.15
Bamsoet Serukan Penegakan Hukum dan Jaga Persatuan di Hari Damai Aceh
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 14.04
Bareskrim Tangkap 2 WN India Sindikat Penyelundupan Emas Ilegal
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 12.50