Amran Bongkar Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label, Harga Rp57 Ribu/Kg
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkap adanya beras fortifikasi yang dijual dengan harga Rp57.000 per kilogram, jauh di atas harga seharusnya sebesar Rp13.500 per kilogram. Temuan ini muncul setelah Kementerian Pertanian melakukan pemeriksaan di empat laboratorium bersertifikat, yang menunjukkan bahwa kandungan dan spesifikasi beras tersebut tidak sesuai dengan label yang tercantum. Amran menyatakan bahwa beras fortifikasi ditujukan untuk kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, bukan untuk dimanfaatkan secara tidak etis oleh pihak yang mencari keuntungan semata. Selain itu, sekitar 90 persen dari beras fortifikasi yang diperiksa ditemukan tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan. Akibat praktik ini, pemerintah memperkirakan kerugian bagi masyarakat mencapai Rp89 triliun, sekaligus menekankan pentingnya transparansi dan kepatuhan terhadap standar produk pangan demi hak konsumen.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 15 September 2026 pukul 17.15
Wamenkum: 25 Merek Beras Fortifikasi Terindikasi Dugaan Tindak Pidana Penipuan
Liputan6.com · 15 September 2026 pukul 14.00
Dugaan Penipuan Beras Fortifikasi Palsu, Kerugian Konsumen Capai Rp 89 Triliun
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 13.33
Waspada Beras Palsu! Mentan Rilis Daftar 25 Beras Fortifikasi Abal-abal di Pasaran
Liputan6.com · 15 September 2026 pukul 12.45
Mentan Bongkar Dugaan Penipuan 25 Merek Beras Fortifikasi, Dijual Hingga Rp 57.000 per Kg
Berita terkait
Mentan Umumkan Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Palsu
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 13.09
Beras Medium Disulap Jadi Fortifikasi Abal-abal, Untungnya Gila-gilaan
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 12.13
Mentan Bongkar 25 Beras Fortifikasi Abal-abal, Ini Daftarnya
Detik.com · 15 September 2026 pukul 11.50
Temukan 93 Persen Sampel Tak Sesuai, Pemerintah Kejar Oknum Permainan Beras Fortifikasi
JawaPos · 3 September 2026 pukul 17.30