Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

Anies Baswedan Masih Laku Dibeli: Dulu Juga Bisa Dicalonkan NasDem, Terus Ngajak PKS

Anies Baswedan masih dianggap memiliki nilai jual politik yang cukup tinggi untuk Pilpres 2029. Meski belum ada kepastian partai yang akan mengusungnya kembali, daya tarik elektoralnya tetap menjadi modal penting agar diperhitungkan dalam kontestasi presidenial mendatang. Pengamat politik Saiful Mujani dan ahli strategi media Muchlis A Rofik menilai mantan menteri tersebut memiliki basis dukungan tersendiri di kalangan masyarakat, sehingga partai-partai politik bersedia memberikan kendaraan politik kepadanya.

Keputusan partai untuk mencalonkan seorang tokoh tidak dilakukan secara sembarangan. Salah satu faktor utamanya adalah kemampuan figur tersebut menggaet segmen pemilih tertentu. Anies menjadi contoh nyata dari hal ini. Pada Pilpres 2024 lalu, ia berhasil mendapatkan dukungan dari Partai NasDem, kemudian konfigurasi koalisi berkembang dengan melibatkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Hal ini menunjukkan bahwa kekuatan seorang kandidat tidak hanya diukur dari dukungan partai, tetapi juga dari basis pemilih yang dapat dikonversi menjadi keuntungan elektoral.

Menurut Saiful, partai politik seringkali mengambil keuntungan dari sebuah keputusan politik. Oleh karena itu, figur seperti Anies akan menjadi pilihan apabila kalkulasi elektoral menunjukkan bahwa dukungan terhadapnya masih cukup kuat untuk membawa keuntungan dalam pertarungan Pilpres 2029. Keputusan ini selaras dengan strategi partai untuk memperbesar peluang mereka dalam sebuah kontestasi demi kemenangan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait