Apindo Bidik Industri MRO Jadi Mesin Baru Cetak Lapangan Kerja
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mendorong pengembangan industri Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) sebagai sumber baru penciptaan lapangan kerja berupah tinggi. Ketua Bidang Ketenagakerjaan Apindo, Bob Azam, menyatakan Indonesia memiliki potensi pasar MRO yang besar karena didukung oleh armada transportasi dan alat produksi yang meningkat, termasuk sekitar 600 pesawat komersial, 2.000 pesawat kecil, 15-20 juta kendaraan roda empat, 150 juta sepeda motor, dan sekitar 30 ribu kapal. Industri ini belum optimal di Indonesia namun dapat mendorong pergeseran pekerjaan dari posisi berupah rendah ke pekerjaan bernilai tambah lebih tinggi, seperti teknisi, engineer, dan supervisor.
Pengembangan industri MRO membutuhkan pembiayaan besar, sehingga Apindo mendorong agar pembahasan Undang-Undang Ketenagakerjaan 2026 mencakup ekosistem yang mendukung pendanaan dan kompetensi tenaga kerja. Selain itu, Apindo bersama pemerintah dan serikat pekerja sedang merumuskan langkah mitigasi pemutusan hubungan kerja (PHK) dengan fokus pada pencegahan dini, mengingat tekanan PHK yang juga dialami negara lain seperti Singapura dan China akibat pengangguran tinggi dan perlambatan ekonomi global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 14.20
Kemenperin Ungkap Penyebab Dua Pabrik Tekstil Jateng PHK Ratusan Karyawan
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 07.25
Terungkap! 126.000 Tenaga Kerja Nonaktif BPJS Akibat PHK
CNBC Indonesia · 28 Juli 2026 pukul 17.15
Tak Cuma Buruh-APINDO Sampai Temui Sufmi Dasco, Ternyata Bahas Ini
Berita terkait
PT GNI di Morowali PHK 1.900 Karyawan, Ternyata Ini Biang Keladinya
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 15.55
Pengusaha-Buruh Bentuk Tim Bahas RUU Ketenagakerjaan Baru
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 09.51
Ribuan Pekerja Jatim Terancam PHK, Renny Singgung BLK Jangan Jadi Pabrik Sertifikat
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 16.10
Kemnaker Sebut Peserta Magang Nasional Lebih Banyak di Luar Jawa
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 11.53