Eks Penasihat Trump: Gagal Taklukkan Iran, AS Buka Opsi Penggunaan Senjata Nuklir
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mantan penasihat keamanan nuklir Amerika Serikat (AS) untuk kontraterorisme, Joe Kent, menyatakan dalam wawancara dengan podcaster Tucker Carlson bahwa pemerintah AS berencana untuk membuka opsi penggunaan senjata nuklir sebagai tanggapan atas kegagalan upaya konvensional untuk menggulingkan pemerintah Iran. Kent menjelaskan bahwa ancaman ini menjadi lebih relevan setelah presiden Donald Trump beberapa kali mengancam akan menghancurkan infrastruktur sipil Iran, termasuk pembangkit listrik dan jembatan, jika Teheran tidak memenuhi tuntutan Washington. Menurut Kent, kebijakan AS telah menggunakan seluruh kemampuan militer dan ekonomi yang tersedia namun tetap gagal mencapai tujuannya dalam konflik dengan Iran. Untuk menyelesaikan konflik ini, Kent menyatakan bahwa hanya tersisa dua pilihan bagi pemerintah AS: melakukan operasi militer darat skala penuh atau menggunakan senjata nuklir. Pernyataan ini muncul setelah Trump pada April sebelumnya mengancam bahwa seluruh peradaban Iran akan 'mati' jika negara tersebut tidak menyetujui tuntutan AS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 20.21
Tucker Carlson Desak Donald Trump Dicopot terkait Ancaman Nuklir ke Iran
Berita terkait
Ekonomi Dunia Bisa Gawat! AS Mau Bikin Ulah Lagi, Iran Balik Mengancam
CNBC Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 06.15
Gara-Gara Amerika Iran Ubah Doktrin Nuklir, Bisa Buat Bom Atom
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 21.40
Iran Isyaratkan Ubah Doktrin Nuklir setelah Diserang AS
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 07.32
AS Ultimatum Sekutu dan China: Dukung Isolasi Ekonomi Iran atau Hadapi Konsekuensi
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 15.53