Jakarta · Selasa, 1 September 2026Cari
WargaKonoha

AS Rilis Rincian Kesepakatan Minyak dengan Venezuela, Akan Kelola 17 Ladang Selama 100 Tahun

Pemerintah Amerika Serikat (AS) merilis rincian kesepakatan minyak dengan Venezuela melalui lembar fakta di situs Gedung Putih, Senin (31/8/2026), setelah pengumuman Presiden Donald Trump. Kesepakatan ini memberikan konsesi selama 100 tahun kepada North American Blue Energy Partners (NABEP) untuk mengelola 17 ladang minyak dengan cadangan terbukti sekitar 65 miliar barel. Sebagai bagian dari perjanjian tersebut, NABEP memberikan kepemilikan saham 35 persen kepada Office of Strategic Capital (OSC) di bawah Departemen Perang AS melalui perusahaan induknya. Selain itu, Departemen Luar Negeri AS memperoleh hak membeli 20 persen dari seluruh produksi minyak NABEP dengan harga setara biaya produksi, sementara pemerintah AS juga memiliki hak penawaran pertama terhadap 80 persen sisa produksi. Kesepakatan ini juga mencakup hak veto AS terhadap penunjukan anggota dewan direksi NABEP, dengan mayoritas anggota dewan harus berkewarganegaraan AS. Seluruh perjanjian tunduk pada hukum AS dan berada di bawah yurisdiksi pengadilan AS. Menurut Gedung Putih, jutaan barel tambahan produksi minyak Venezuela akan diproses melalui kilang-kilang minyak di AS dan memanfaatkan rig pengeboran serta infrastruktur energi milik AS. Kesepakatan ini merupakan langkah terbaru AS dalam memperluas keterlibatan sektor energi di Venezuela, yang memiliki salah satu cadangan minyak terbesar di dunia.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait