Ekspor RI ke AS Diam-Diam Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II-2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ekspor Indonesia ke Amerika Serikat mengalami peningkatan volume pada kuartal II-2026, khususnya untuk produk tekstil, alas kaki, produk kayu, dan furniture. Chief Economist BNI Leo Putera Rinaldy menjelaskan kenaikan ini didorong oleh meningkatnya permintaan pasar AS dan potensi "front load" ekspor oleh perusahaan sebelum penerapan tarif baru hasil investigasi USTR Section 301.
Peningkatan ekspor ini berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Pada kuartal II-2026, ekspor menyumbang 23,13% terhadap PDB dengan pertumbuhan 4,13%. Konsumsi rumah tangga masih menjadi penyumbang terbesar PDB dengan porsi 53,32% (pertumbuhan 5,06%), diikuti oleh Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 29,36% dengan pertumbuhan 6,87%.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 18.46
Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Beroperasi 1 Januari 2027
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 15.21
AS Tuding Puluhan Negara Bantu China Menghindari Tarif Trump
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 12.55
Sumbang Devisa Lebih Rp356 Triliun, Indonesia Perlu Perkuat Aliansi dengan Negara Produsen Sawit
Liputan6.com · 13 Agustus 2026 pukul 17.51
Transaksi UMKM Bisa Ekspor Tembus Rp 4,49 Triliun hingga Juni 2026
Berita terkait
Video: Agar Ekonomi Tumbuh Lebih Cepat, Pemerintah Harus Lakukan Ini
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 14.00
Ekonom Ungkap 'Harta Karun' Ekspor RI Selain Nikel-CPO-Batu Bara
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 18.10
Video: Saingi Ekonomi Vietnam Cs, RI Wajib Jaga Kepercayaan Investor
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 10.39
IHSG Pagi Ini Balik Melemah 0,42% ke Level 6.346
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 10.30