OJK Ungkap Sederet Tantangan Industri Multifinance
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan tantangan utama bagi industri multifinance, termasuk suku bunga tinggi yang berkepanjangan atau "higher for longer" yang perlu diantisipasi untuk menjaga dampak tetap terukur. Selain itu, menjaga kualitas pembiayaan menjadi prioritas karena kemampuan bayar debitur yang tertekan, sehingga rasio pembiayaan bermasalah (NPF) harus tetap dijaga pada level sehat. Proses penagihan dan pengelolaan risiko pembiayaan juga menjadi perhatian penting.
Berdasarkan data OJK per Juni 2026, piutang pembiayaan perusahaan multifinance tercatat Rp511,26 triliun, dengan pertumbuhan 1,88% secara tahunan (YoY). Pertumbuhan ini melambat dibandingkan Desember 2024 yang mencapai 6,92% dan masih tipis dibandingkan 1,96% pada Juni 2025. NPF gross tercatat 3,01%, turun tipis dari Mei 2026 sebesar 3,06%, namun lebih tinggi dibandingkan Juni 2025 sebesar 2,55%. NPF net berada di 0,81%, menurun dari 0,85% pada Mei 2026 dan 0,88% pada Juni 2025.
Industri multifinance juga dituntut untuk berinovasi dan menyesuaikan model bisnis dengan perkembangan teknologi serta perubahan pasar. Pembiayaan untuk segmen UMKM membutuhkan pendekatan spesifik guna menjaga kualitas dan mendukung pertumbuhan. Tantangan operasional dan pemenuhan ekspektasi pemangku kepentingan menjadi perhatian agar operasional bisnis tetap efektif dan berkelanjutan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 14.07
OJK Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp1.948 T per Juni 2026
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 22.15
OJK: Cuma 3,51 Persen UMKM Punya Laporan Keuangan
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 21.45
Menteri Maman: UMKM Dapat Modal, Pasar Jangan Sampai Hilang
ANTARA News · 11 Agustus 2026 pukul 20.58
OJK sebut pengembangan UMKM dilakukan dengan pendekatan lebih sistemik
Berita terkait
Debitur Sulit Bayar, NPF Multifinance Sudah 3%
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 10.26
APPI Curhat Soal Penggunaan Jasa Debt Collector, Ini Alasannya!
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 15.11
Kenaikan Suku Bunga Jadi "Momok" buat Industri Multifinance
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 11.12
WOM Finance (WOMF) Ungkap Strategi Pembiayaan Kala BI Rate Naik
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 13.00