Kenaikan Suku Bunga Jadi "Momok" buat Industri Multifinance
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kenaikan suku bunga menjadi tantangan signifikan bagi industri multifinance di Indonesia. Deputi Komisioner OJK Jasmi menyampaikan bahwa sebagian besar modal perusahaan multifinance berasal dari perbankan, sehingga kenaikan suku bunga langsung meningkatkan biaya operasional mereka. Bank Indonesia telah menaikkan BI-Rate sebanyak tiga kali pada 2026 dengan total kenaikan 100 basis poin, lalu memutuskan menahan di level 5,75% pada Rapat Dewan Gubernur 21-22 Juli 2026. Kenaikan ini terjadi seiring ketidakpastian ekonomi global yang masih berkelanjutan. Jasmi berharap kondisi kenaikan suku bunga tidak berlangsung lama agar daya beli konsumen tetap terjaga dan dampacnya dapat terukur dengan baik.
Bagikan
Berita terkait
OJK Ungkap Sederet Tantangan Industri Multifinance
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 12.54
WOM Finance (WOMF) Ungkap Strategi Pembiayaan Kala BI Rate Naik
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 13.00
Prabowo Beberkan Ketidakpastian Global: Suku Bunga Tinggi-Nilai Tukar Tertekan
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 15.36
APPI Curhat Soal Penggunaan Jasa Debt Collector, Ini Alasannya!
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 15.11