Aset Industri Asuransi Tembus Rp1.200 Triliun, Tumbuh 2,56%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Total aset industri asuransi Indonesia mencapai Rp1.200,55 triliun hingga Agustus 2026, tumbuh 2,56% secara tahunan (yoy). Pertumbuhan ini didorong oleh segmen komersial dengan aset Rp982,18 triliun (naik 3,59% yoy) dan pendapatan premi Rp255,4 triliun. Asuransi jiwa menjadi kontributor utama dengan premi Rp125,75 triliun atau tumbuh 7,01% yoy, meskipun premi asuransi umum dan reasuransi turun 2,35% menjadi Rp99,61 triliun.
Sebaliknya, aset asuransi non-komersial turun 1,85% menjadi Rp218,37 triliun karena pertumbuhan klaim (7,95% yoy) lebih tinggi daripada pertumbuhan premi (6,85% yoy). Di sektor lain, aset dana pensiun tumbuh kuat 6,99% yoy menjadi Rp1.724,14 triliun, sementara industri penjaminan mengalami kontraksi 5,17% dengan total aset Rp46,30 triliun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 14.31
Mencari Perusahaan Asuransi Terbaik di Tengah Dinamika dan Tantangan
ANTARA News · 5 Oktober 2026 pukul 18.54
Pembiayaan EV oleh multifinance Rp26,20 triliun per Agustus
CNBC Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 18.20
Bos OJK Buka Suara Soal Penyebab IHSG Melemah Sepanjang 2026
ANTARA News · 5 Oktober 2026 pukul 17.41
OJK: Penyaluran kredit tumbuh kuat pada sejumlah sektor strategis
Berita terkait
OJK Masukkan 16 Entitas dalam Pengawasan Khusus, Ada Asuransi hingga Dana Pensiun
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 20.50
Premi Asuransi Tumbuh 2,71% Jadi Rp199,8 Triliun per Juli 2026
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 16.25
OJK Cabut Izin 3 BPR dan BPRS Sepanjang September 2026
Liputan6.com · 5 Oktober 2026 pukul 17.30
Piutang Multifinance Cuma Tumbuh 1,68%, Penjualan Kendaraan Melambat
CNBC Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 17.20