Bahlil dan Purbaya Ogah Bahas Isu Reshuffle: Tugas Kami Bantu Presiden
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bertemu di Kantor Kementerian Keuangan, Selasa (11/8). Keduanya menegaskan tidak membahas isu reshuffle kabinet, menganggap hal tersebut prerogatif penuh Presiden Prabowo Subianto. Bahlil menyatakan tugas menteri hanyalah pembantu presiden yang bekerja sesuai arahan dan perundang-undangan, tanpa "gerakan tambahan" di luar kewenangan.
Fokus pertemuan justru pada pengamanan APBN 2025. Keduanya membahas pembatasan subsidi Pertalite yang ditargetkan khusus untuk masyarakat desil 9 dan 10 (kelompok kaya dan sangat kaya). Purbaya menyoroti kontribusi PNBP Kementerian ESDM yang besar: realisasi mencapai Rp138,40 triliun sepanjang 2025, melebihi target Rp127,48 triliun. Kedua kementerian juga berkoordinasi mengantisipasi fluktuasi harga minyak dunia guna menjaga ketahanan kas negara hingga akhir tahun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 10.20
Bukan Rp10.000/Liter, Ternyata Segini Harga Asli BBM Pertalite
SINDOnews · 11 Agustus 2026 pukul 17.27
Momen Purbaya dan Bahlil Saling Sanjung Menteri Nomor 1 saat Bahas Pembatasan Pertalite
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 17.21
Purbaya Soal Kondisi Anggaran Subsidi BBM: Aman!
Berita terkait
Rupiah Hari Ini Tembus 18.111 per dolar AS Imbas Harga Minyak
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 18.48
Restitusi dan Belanja Subsidi Diproyeksi Bebani Defisit APBN di 2026
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 13.10
Harga Minyak Dunia Tembus USD88,52 per Barel, Melonjak 6% dalam Sepekan
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 21.00
Purbaya Ungkap Alokasi Anggaran Capai Rp1.566 Triliun untuk Pendidikan, Perlinsos, dan Pangan
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 17.45