Bahlil Sentil Negara yang Dorong Energi Bersih tapi Borong Batu Bara RI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan adanya ketidakkonsistenan dari sejumlah negara yang sebelumnya gencar mendorong peralihan ke energi bersih, namun kini masih membeli batu bara dalam jumlah besar dari Indonesia. Menurutnya, hal ini menunjukkan standar ganda dalam pelaksanaan komitmen global terkait perubahan iklim. Bahlil menyampaikan hal ini dalam acara Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition di Jakarta pada Rabu, 19 Agustus 2026.
Sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat yang pernah menjadi inisiator Paris Agreement, kini telah mengundurkan diri dari perjanjian iklim tersebut. Meskipun demikian, Bahlil menegaskan Indonesia tetap berkomitmen menjalankan Paris Agreement dengan mendorong penggunaan energi baru terbarukan (EBT) dan mencapai target net zero emission (NZE).
Di bawah kepimpinan Presiden Prabowo, pemerintah Indonesia berkomitmen mengonversi energi fosil ke energi bersih bukan hanya untuk mencapai net zero emission pada 2050-2060, tetapi juga sebagai upaya meninggalkan warisan bumi yang lebih baik bagi generasi mendatang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 21.33
Bahlil Sebut Harga Minyak Dunia seperti Orang Sakit Malaria: Pagi Turun, Malam Naik
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 13.38
Pemerintah RI Serius Jalankan Paris Agreement, Ini Buktinya!
Berita terkait
Koalisi Bali Emisi Nol Bersih Sorot PLTS 100 GWp Gilimanuk, Status Wait & See
JPNN.com · 30 September 2026 pukul 11.08
Pemerintah Target Net Zero Emission Lebih Cepat Tercapai pada 2050
CNN Indonesia · 30 September 2026 pukul 09.48
Bahlil Tegaskan Persetujuan RKAB Bayan Tak Terkait Transaksi Saham Haji Isam
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 17.30
Bahlil Tegaskan Penerbitan RKAB Bayan Resources Tak Terkait Akuisisi Haji Isam
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 15.45