Bahlil soal Impor Minyak & Gas dari AS-Rusia: Kita Cari yang Lebih Murah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa impor minyak dan gas dari Rusia maupun Amerika Serikat akan diprioritaskan berdasarkan asas keekonomian. Pemerintah mencari harga termurah untuk menjaga stabilitas APBN dan mencegah beban finansial bagi rakyat, tanpa mengabaikan kepastian pasokan energi nasional.
Bahlil memastikan stok minyak mentah (crude) nasional saat ini dalam kondisi aman, termasuk pasokan dari Rusia. Terkait kesepakatan impor energi dengan AS untuk produk LPG, minyak, dan BBM, pemerintah tetap berkomitmen mendapatkan harga terbaik guna menjaga ketahanan energi yang ekonomis.
Bagikan
Berita terkait
Bahlil Sebut Impor Minyak Rusai Tahap Dua Sudah Mulai Jalan
Detik.com · 11 September 2026 pukul 16.07
ESDM: B50 Pangkas Impor Solar 310 Ribu Bph, Bisa Gaet Devisa Rp170 T
CNN Indonesia · 8 September 2026 pukul 18.41
BPK dan Kementerian ESDM Bahas Ketahanan Energi di Kaltara
VOI · 2 September 2026 pukul 23.10
Wamen ESDM Ungkap Subsidi Energi Bisa Bengkak Rp300 T Jika EBT Lambat
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 13.55