Jakarta · Rabu, 2 September 2026Cari
WargaKonoha

Wamen ESDM Ungkap Subsidi Energi Bisa Bengkak Rp300 T Jika EBT Lambat

Wamen ESDM Yuliot Tanjung menyatakan subsidi dan kompensasi energi bisa menambah Rp300 triliun bila pengembangan energi baru terbarukan (EBT) tidak dikebut. Dampak kenaikan harga energi global akibat konflik geopolitik seperti Amerika- Iran dan Ukraina-Rusia dapat meningkatkan inflasi, biaya produksi, serta kebutuhan subsidi BBM, listrik, dan LPG. Kementerian ESDM menghitung tanpa antisipasi EBT, kompensasi dan subsidi dari Rp400 triliun bisa naik menjadi Rp700-an triliun, menambah beban APBN dan defisit pembiayaan pada 2026. Pemerintah mengimplementasikan biodiesel B50 pada 2026 dan B60 pada 2027 serta menargetkan cadangan energi nasional naik dari 21 hari menjadi minimal 30 hari untuk meningkatkan ketahanan energi.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait