Jakarta · Selasa, 15 September 2026Cari
WargaKonoha

Bayan Umumkan Alami Force Majeure di Tengah Isu Haji Isam Borong Saham

PT Bayan Resources Tbk (BYAN) mengumumkan kondisi force majeure pada 11 September 2026. Hal ini terjadi karena perubahan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 belum diterbitkan bagi anak perusahaan PT Tiwa Abadi, PT Tanur Jaya, dan PT Fajar Sakti Prima, sehingga suplai batu bara kepada pelanggan terhambat dan berdampak material pada kelangsungan usaha.

Di sisi lain, beredar isu bahwa Haji Isam berencana mengakuisisi 62 persen saham BYAN dengan penawaran sekitar US$3 miliar (Rp52,53 triliun). Namun, Sekretaris Perusahaan Bayan Resources menyatakan tidak mengetahui rencana akuisisi tersebut, meski pemegang saham pengendali terbuka terhadap peluang maksimalisasi investasi.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait