Kabut Asap Karhutla Meluas ke Negara Tetangga, Kemlu RI Ungkap Respons Pemerintah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Luar Negeri RI menyatakan belum menerima nota protes resmi dari negara tetangga terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyebabkan kabut asap hingga ke Malaysia, Singapura, Brunei, Filipina, dan wilayah lain. Pemerintah tetap aktif mengendalikan kebakaran dengan personel, armada pemadam, serta penegakan hukum terhadap 26 perusahaan yang diduga terlibat. Hingga 15 September 2024, tercatat 1.037 titik panas di Indonesia, turun 400 poin dari hari sebelumnya. Kolaborasi lintas negara terjadi, termasuk bantuan helikopter dari Jepang dan siap membantu dari Malaysia. Di dalam negeri, KLH menyegel 50 badan usaha dan Polri menetapkan 138 tersangka.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 15.25
Menhut Raja Juli Ungkap 26 Perusahaan Dibekukan Izin Gegara Karhutla
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 19.25
Kemlu Buka Suara soal Surat Protes Karhutla Malaysia-Singapura
JPNN.com · 17 September 2026 pukul 19.20
Riau Cerah Presisi, Program Polisi untuk Pulihkan Lahan dan Cegah Karhutla
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 19.00
Bandara Muara Teweh Lumpuh Sebulan Gara-Gara Kabut Asap Karhutla
Berita terkait
Kemlu Pastikan belum Ada Nota Protes Negara Tetangga akibat Karhutla
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 15.56
FOTO: Kabut Asap Karhutla Selimuti Pontianak
CNN Indonesia · 14 September 2026 pukul 12.34
Penanganan Karhutla Bukti Dukungan Polri terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran
VOI · 8 September 2026 pukul 13.40
Komnas HAM Desak Negara Penuhi Hak Dasar 3 Juta Warga yang Terpapar Karhutla
Media Indonesia · 3 September 2026 pukul 11.45