Bandara Soekarno-Hatta Rugi Rp40 Miliar Imbas Letusan Anak Krakatau
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) ditutup selama dua hari akibat sebaran debu abu vulkanik dari letusan Gunung Anak Krakatau, menyebabkan kerugian sebesar Rp40 miliar. Penutupan ini dilakukan untuk menjamin keselamatan penerbangan setelah laporan BMKG menunjukkan konsentrasi abu vulkanik yang cukup tinggi. Direktur Operasi InJourney Airports, Agus Haryadi, menyatakan bahwa penutupan tidak dapat dihindari dan menjadi prioritas utama demi keselamanatan penerbang. Ia menekankan bahwa meskipun dampaknya besar, keputusan ini tidak bisa ditunda.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 14.55
Bandara Soetta Sempat Tutup Imbas Abu Vulkanik, Kerugian Tembus Rp 40 M
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 13.53
Angkasa Pura Ungkap Kerugian Semua Bandara Akibat Erupsi Anak Krakatau Rp 40 M
Berita terkait
Penutupan Bandara Soekarno-Hatta Diperpanjang hingga Pukul 24.00 WIB
Detik.com · 7 September 2026 pukul 17.37
Bandara Soetta Kembali Beroperasi, Runway hingga Apron Dibersihkan dari Debu
Detik.com · 8 September 2026 pukul 17.40
Bukan Sekadar Debu, Ini Alasan Abu Vulkanik Bisa Paksa Bandara Ditutup
JawaPos · 7 September 2026 pukul 20.18
Menhub: Paper Test Bandara Negatif Abu, tapi Sumsel dan Lampung Masih Terdampak
Detik.com · 7 September 2026 pukul 19.09