Jakarta · Sabtu, 15 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Bank BUMN Gendong Pertumbuhan Kredit Juni 2026

Industri perbankan Indonesia mencatat pertumbuhan kredit sebesar Rp 9.081 triliun pada Juni 2026, meningkat 12,67% dari tahun lalu. Angka ini mempercepat dari pertumbuhan 11,51% yoy pada Mei 2026, sebagaimana dilaporkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Bank-bank milik negara (bank BUMN) berperan besar dengan penyaluran kredit naik 16,54% yoy, melampaui rata-rata industri.

Dalam rincian penggunaan kredit, kredit investasi tumbuh paling pesat sebesar 24,9% yoy, naik dari 21,95% yoy bulan sebelumnya. Sebaliknya, kredit konsumsi mengalami pelemahan menjadi 5,75% yoy, turun dari 10,61% yoy pada Desember 2024 dan 6,58% yoy pada Desember 2025. Kredit modal kerja membaik menjadi 8,94% yoy setelah hanya tumbuh 4,52% yoy pada Desember 2025.

Dari sisi pendanaan, dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 10,21% yoy, turun dari 13,47% yoy pada Mei. Pertumbuhan kredit yang lebih cepat dari DPK menyebabkan likuiditas menurun, namun tetap dianggap memadai oleh OJK. Rasio Alat Likuiditas terhadap Net Cash Flow (AL NCD) dan terhadap Dana Pihak Ketiga (AL DPK) masing-masing mencapai 108,2% dan 24,74%.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait