Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Purbaya Tambah Likuiditas Bank BUMN Rp70 T Mulai Pekan Ini

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menambah likuiditas bank BUMN sebesar Rp70 triliun mulai pekan ini untuk mendukung penyaluran kredit. Rp40 triliun disalurkan pada Rabu (5/8), dan Rp30 triliun akan dikucurkan pada pekan depan. Dana ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sistem perbankan agar kredit ke sektor riil meningkat dan menopang pertumbuhan ekonomi pada semester II. Purbaya juga memperpanjang penempatan dana dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) di Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) sebesar Rp200 triliun hingga Juli 2027, dari jadwal sebelumnya yang berakhir pada Desember 2026. Keputusan ini diambil setelah melihat ragu-ragu perbankan terkait keberlanjutan dana SAL yang memengaruhi agresivitas penyaluran kredit.

Berdasarkan data Kementerian Keuangan, total dana SAL yang ditempatkan di Himbara hingga 29 Juni 2026 mencapai Rp381 triliun. Dari jumlah tersebut, Rp281 triliun yang jatuh tempo pada Desember 2026 diperpanjang hingga Juli 2027, sementara sisanya sebesar Rp100 triliun merupakan dana siaga yang dapat ditarik sewaktu-waktu. Dengan penambahan Rp70 triliun, total dana pemerintah yang ditempatkan di perbankan diperkirakan mencapai sekitar Rp451 triliun.

Distribusi tambahan dana Rp70 triliun akan dilakukan ke lima bank, termasuk Bank Tabungan Negara (BTN) dan Bank Syariah Indonesia (BSI) yang masing-masing memperoleh Rp10 triliun. Sisanya akan dialokasikan ke tiga bank besar anggota Himbara, yakni Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia, dan Bank Negara Indonesia, dengan proporsi yang sama seperti penyaluran sebelumnya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait