Jakarta · Sabtu, 15 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

OJK Ungkap Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan kinerja intermediasi perbankan nasional pada Juni 2026, dengan kredit tumbuh 12,67% secara tahunan (yoy) menjadi Rp9.080 triliun. Pertumbuhan ini didorong oleh kredit investasi yang meningkat 24,9% yoy, diikuti kredit modal kerja naik 8,94% yoy dan kredit konsumsi bertambah 5,75% yoy. Kualitas aset terjaga dengan rasio non-performing loan (NPL) gross di 2,09% dan NPL net di 0,82%, sementara rasio loan at risk (LAR) stabil di 8,47%.

Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan tumbuh 10,21% yoy menjadi Rp10.281 triliun, dengan komponen deposito naik 12,16% yoy. Rasio kecukupan modal (CAR) berada di 23,7%, dan likuiditas ditunjukkan oleh Loan to Deposit Ratio (LDR) sebesar 88,32%, serta rasio Alat Likuid terhadap Non-Core Deposit (AL/NCD) dan Alat Likuid terhadap DPK (AL/DPK) masing-masing 101,9% dan 23,08%, yang jauh di atas ambang batas ketentuan.

Tren ini melanjutkan akselerasi pertumbuhan kredit sejak Mei 2026, yang mencatat pertumbuhan 11,51%. CAR mengalami sedikit penurunan dari 23,74% pada Mei, tetapi OJK menjelaskan hal itu lazim terjadi seiring pertumbuhan kredit yang tinggi. Secara keseluruhan, likuiditas perbankan semakin melebar dibanding bulan sebelumnya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait