Bank Dunia: 86 Persen Perusahaan AS di RI Berencana Tambah Investasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Dunia menyatakan lebih dari 86 persen perusahaan asal Amerika Serikat yang beroperasi di Indonesia berencana meningkatkan investasi. Penelitian terhadap 200 perusahaan multinasional di sembilan negara menunjukkan kepercayaan investor terhadap Indonesia yang konsisten tumbuh sekitar 5 persen selama dekade. Direktur Bank Dunia untuk Indonesia Carolyn Turk menyatakan stabilitas makroekonomi, pasar modal, pekerja muda, dan sumber daya alam menjadi daya tarik utama. Sementara itu, Mira Arifin Bank of America Mencapai bahwa fondasi ekonomi Indonesia yang kuat dan kepastian kebijakan menjadi faktor kunci. Donna Priadi AmCham Indonesia menegaskan hubungan bisnis AS-Indonesia sudah berlangsung lebih dari 100 tahun, dan perjanjian bilateral diharapkan memperbaiki iklim investasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 6 Oktober 2026 pukul 09.30
Bank Dunia Revisi Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI, Kini Tembus 5,2%
JPNN.com · 6 Oktober 2026 pukul 18.02
Kemenko Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Terbentuk, Rosan Buka Suara
Warta Ekonomi · 6 Oktober 2026 pukul 16.21
IHSG Kembali Ngebut, Naik 1,21% ke Level 6.192
Warta Ekonomi · 6 Oktober 2026 pukul 15.26
Rupiah Ditutup Rebound ke Rp17.899 per USD, Ditopang Sentimen Bank Dunia
Berita terkait
Airlangga Beberkan Potensi Hilirisasi: Investasi Bisa Capai US$ 618,1 Miliar
Liputan6.com · 6 Oktober 2026 pukul 15.10
Bank Dunia Naikkan Proyeksi Ekonomi Indonesia 2026 Jadi 5,2 Persen
Warta Ekonomi · 6 Oktober 2026 pukul 13.54
2/3 Mobil Listrik yang Beredar Ternyata Rakitan RI
CNBC Indonesia · 6 Oktober 2026 pukul 11.35
Prabowo Reshuffle Kabinet 7 Kali, Pengusaha Ungkap Nasib RI Tahun 2027
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 20.20