Bank Dunia Naikkan Proyeksi Ekonomi Indonesia 2026 Jadi 5,2 Persen
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Dunia menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 menjadi 5,2%, naik 0,5 poin dari perkiraan sebelumnya. Kenaikan ini didorong oleh dampak harga energi yang lebih ringan, subsidi energi, serta peningkatan program prioritas pemerintah. Pertumbuhan sempat mencapai 5,4% pada paruh pertama 2026 berkat konsumsi rumah tangga, THR, dan program Makan Bergizi Gratis.
Namun, momentum pertumbuhan mulai melemah dengan penurunan PMI manufaktur menjadi 49,3 pada Agustus 2026 dan indeks kepercayaan konsumen menjadi 116,8 pada Juli 2026. Indonesia juga menghadapi tantangan berupa pelebaran defisit fiskal, arus modal keluar sebesar 0,2% PDB pada kuartal I/2026, serta risiko penurunan kategori pasar oleh MSCI. Bank Indonesia merespons dengan intervensi pasar dan kenaikan suku bunga acuan sebesar 100 basis poin.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 6 Oktober 2026 pukul 09.30
Bank Dunia Revisi Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI, Kini Tembus 5,2%
CNBC Indonesia · 6 Oktober 2026 pukul 15.05
Airlangga: Ekonomi Indonesia Tak Bisa Didikte oleh 1-2 Lembaga Rating
ANTARA News · 6 Oktober 2026 pukul 14.22
Bank Dunia: AI dorong pertumbuhan ekonomi Asia Timur dan Pasifik
ANTARA News · 6 Oktober 2026 pukul 12.51
Bank Dunia naikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi RI 5,2 persen di 2026
Berita terkait
Airlangga Masih Optimistis Ekonomi RI Kuartal II Tumbuh di Atas 5%
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 19.30
Rupiah Ditutup Rebound ke Rp17.899 per USD, Ditopang Sentimen Bank Dunia
Warta Ekonomi · 6 Oktober 2026 pukul 15.26
Bank Dunia Naikkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 Jadi 5,2 Persen
kumparan · 6 Oktober 2026 pukul 11.13
Prabowo Reshuffle Kabinet 7 Kali, Pengusaha Ungkap Nasib RI Tahun 2027
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 20.20