Jakarta · Kamis, 24 September 2026Cari
WargaKonoha

Ketidakpastian tinggi, BI terus hadir di pasar untuk jaga rupiah

Bank Indonesia (BI) menyatakan akan tetap aktif di pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah amid ketidakpastian pasar keuangan yang tinggi. Erwin Gunawan Hutapea, Kepala Departemen Pengelolaan Moneter BI, mengutamakan penguatan strategi operasi moneter pro-market dan peningkatan insentif swap serta domestic non-deliverable forward (DNDF) untuk mendukung likuiditas. Intervensi BI dilakukan melalui NDF pasar offshore, spot, dan DNDF domestik, serta pembelian SBN di pasar sekunder. Pelemahan rupiah dipengaruhi kebijakan moneter AS yang ketat, harga minyak Brent di atas $100 per barel, serta kebutuhan valas importir dan arus keluar portofolio di akhir Q3. Secara quarter to date, rupiah menguat 0,46 persen, sementara cadangan devisa mencapai $146,5 miliar pada akhir Agustus 2026.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait