Beda Jokowi Soal Ijazah S1, Gibran Diminta Tunjukkan Ijazah SMA
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Prof. Deni Indrayana, pakar hukum tata negara, membandingkan sikap Joko Widodo (Jokowi) dan Gibran Rakabuming Raka terkait pertanyaan publik soal riwayat pendidikan. Deni menyoroti bahwa Jokowi lebih transparan dengan menunjukkan ijazah sarjannahnya, sementara Gibran belum menampilkan ijazah SMA aslinya. Deni menantang Gibran agar menunjukkan ijazah SMA-nya, sekaligus membandingkannya dengan mantan Presiden AS Barack Obama yang pernah menampilkan akta kelahirannya untuk menjawab rumor.
Deni juga mempertanyakan dokumen yang digunakan Gibran dalam proses pemenuhan syarat pendidikan pencalonan. Berdasarkan penelusurannya, dokumen yang diajukan bukanlah ijazah asli, melainkan surat keterangan yang menyatakan pendidikan di luar negeri setara dengan kelas 12 SMA. Deni menilai hal ini sebagai skandal konstitusional karena syarat pendidikan mungkin tidak terpenuhi secara sah.
Jika terbukti Gibran tidak memenuhi syarat pendidikan setara SMA, Deni mengusulkan agar ia mengundurkan diri secara sadar. Menurutnya, langkah ini akan dianggap positif secara historis dan dapat meningkatkan nilai etika politiknya, sejalan dengan contoh Mohammad Hatta yang pernah mundur demi prinsip.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 12.11
Pakar Hukum Tata Negara: Syarat Wapres Tak Bisa Dinilai dari Satu Dokumen
Berita terkait
Berandai Pengganti Wapres Gibran, PDIP, Nasdem, dan PKB Tidak Bisa Ajukan Nama
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 21.01
Denny Indrayana Minta Gibran Didiskualifikasi: Tidak Bisa Tunjukkan Ijazah SMA Sederajat
JawaPos · 30 September 2026 pukul 20.15
Zainal Arifin Mochtar soal Gugatan Ijazah Gibran: Momen MK Bayar 'Utang' Putusan 90
JawaPos · 30 September 2026 pukul 17.30
Bukan Karena Jokowi, PSI Bilang Gibran Bisa Jadi Wapres Karena Satu Alasan...
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 13.55