BEI Resmi Buka Transaksi Short Selling per 1 Oktober 2026, Ini Informasi Lengkapnya!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka uji coba transaksi short selling melalui mekanisme Intraday Short Selling (IDSS) pada 1 Oktober 2026. Fasilitas ini memungkinkan investor menjual saham yang belum dimiliki dengan harapan harga turun, namun mengaksesnya dibatasi dengan persyaratan tertentu. Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menyatakan implementasi dilakukan secara terukur untuk meluas pilihan strategi investor dan meningkatkan likuiditas pasar modal sekitar 17%. Uji coba berlangsung hingga akhir 2026 dengan evaluasi sebelum dibuka luas pada 2027. Dua Anggota Bursa pertama yang mengizinkan fasilitas ini adalah Sekuritas Trimitra Sejahtera dan Mandiri Sekuritas, dengan lima saham awal yang dapat ditransaksikan: BBRI, BCA, TLKM, UNVR, dan HLRM. Sistem dievaluasi untuk stabilitas pasar dan perlindungan investor.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 4 Oktober 2026 pukul 10.15
Mulai Oktober, BEI Terapkan Short Selling dengan Setoran Awal Minimal Rp 50 Juta
kumparan · 3 Oktober 2026 pukul 07.30
IHSG Anjlok 3,28% Sepekan ke 6.036, Investor Asing Jual Bersih Rp 1,27 T
kumparan · 4 Oktober 2026 pukul 15.02
7 Perusahaan Masuk Antrean IPO per Oktober 2026, Sektor Kesehatan-Energi
Detik.com · 4 Oktober 2026 pukul 11.57
Masih Jauh dari Target, Baru 7 Perusahaan yang Melantai di Bursa
Berita terkait
BEI Resmi Buka Transaksi Intraday Short Selling, Syarat Setoran Minimum Rp50 Juta
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 20.47
Hari Pertama Short Selling Resmi Dibuka, BEI Catat 50 Investor Buka Rekening Perdagangan
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 20.47
BEI Catat 2 Anggota Bursa Baru Ikut Ramaikan Short Selling
kumparan · 1 Oktober 2026 pukul 17.43
Hari Pertama Pelaksanaan Short Selling, Ada 50 Investor Ikut
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 17.10