Belanja Negara 2027 Tembus Rp 4.000 Triliun, Pertama Kali dalam Sejarah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9353343/original/079554200_1789961127-IMG_7203.jpg)
Belanja negara dalam RAPBN 2027 diproyeksikan menembus Rp4.106,3 triliun, angka tertinggi dalam sejarah Indonesia. Anggaran ini difokuskan untuk meningkatkan kualitas SDM, kesehatan, pendidikan, perlindungan sosial, serta konektivitas infrastruktur. Pemerintah menekankan pentingnya efisiensi dan ketepatan sasaran belanja agar berdampak nyata pada ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Dari sisi penerimaan, pendapatan negara dan hibah ditargetkan mencapai Rp3.435,1 triliun. Pemerintah berupaya meningkatkan tax ratio melalui sistem Coretax, perluasan basis pajak, dan kepatuhan wajib pajak, sembari tetap memberikan insentif pajak untuk menjaga daya beli dan investasi. Defisit anggaran dipastikan tetap pada angka Rp671,2 triliun atau 2,4% terhadap PDB.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 20.24
Potensi Penerimaan Negara Hilang Rp576,3 Triliun Akibat Kebijakan Insentif Pajak era Purbaya
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 19.20
Efisiensi APBN Tetap Lanjut 2027, Tapi Tak Asal Potong Anggaran
ANTARA News · 23 September 2026 pukul 12.43
Pemerintah siapkan 3 strategi fiskal untuk perkuat APBN
Berita terkait
Suahasil beri pesan untuk pejabat DJP hingga Bea Cukai
ANTARA News · 21 September 2026 pukul 11.06
Belanja Kementerian dan Lembaga Tembus Rp912 Triliun di Agustus, Naik 33% dari Tahun Lalu
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 13.11
Seabrek Persoalan Fiskal Indonesia yang Bersifat Struktural
JPNN.com · 17 September 2026 pukul 15.58
Purbaya Ungkap Uang Pemda Rp 195,2 Triliun Mengendap di Bank
kumparan · 14 September 2026 pukul 14.24