Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Apa Itu Beras Fortifikasi yang Mentan Duga Dimainkan Mafia?

Beras fortifikasi adalah beras yang diperkaya dengan vitamin dan mineral seperti vitamin A, B1, B3, B12, asam folat, zat besi, dan zinc. Tujuannya adalah untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi mikro masyarakat, terutama yang berpenghasilan rendah dan berisiko stunting. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkap adanya dugaan permainan mafia dalam peredaran beras fortifikasi di Indonesia.

Menurut standar SNI 9314:2024 dan SNI 9372:2025, beras fortifikasi harus memenuhi kadar nutrisi tertentu dan rasio pencampuran kernel minimal 1%. Biaya penambahan fortifikasi hanya sekitar Rp700 hingga Rp1.000 per kg, sehingga harga seharusnya sekitar Rp14.000 per kg. Namun, dalam praktiknya, harga dijual mencapai Rp22.000 hingga Rp42.000 per kg. Hasil pemeriksaan menunjukkan sekitar 80% beras fortifikasi yang terdaftar diduga tidak memenuhi standar, dengan potensi kerugian masyarakat hingga Rp71 triliun.

Kementerian Pertanian akan menindaklanjuti temuan ini melalui jalur administratif dan pidana, termasuk mencabut izin edar produk yang melanggar dan melaporkan ke Satgas Pangan. Investigasi masih berlanjut, dan pemerintah belum menarik seluruh produk dari peredaran.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait