Apa Itu Beras Fortifikasi yang Mentan Duga Dimainkan Mafia?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Beras fortifikasi adalah beras yang diperkaya dengan vitamin dan mineral seperti vitamin A, B1, B3, B12, asam folat, zat besi, dan zinc. Tujuannya adalah untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi mikro masyarakat, terutama yang berpenghasilan rendah dan berisiko stunting. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkap adanya dugaan permainan mafia dalam peredaran beras fortifikasi di Indonesia.
Menurut standar SNI 9314:2024 dan SNI 9372:2025, beras fortifikasi harus memenuhi kadar nutrisi tertentu dan rasio pencampuran kernel minimal 1%. Biaya penambahan fortifikasi hanya sekitar Rp700 hingga Rp1.000 per kg, sehingga harga seharusnya sekitar Rp14.000 per kg. Namun, dalam praktiknya, harga dijual mencapai Rp22.000 hingga Rp42.000 per kg. Hasil pemeriksaan menunjukkan sekitar 80% beras fortifikasi yang terdaftar diduga tidak memenuhi standar, dengan potensi kerugian masyarakat hingga Rp71 triliun.
Kementerian Pertanian akan menindaklanjuti temuan ini melalui jalur administratif dan pidana, termasuk mencabut izin edar produk yang melanggar dan melaporkan ke Satgas Pangan. Investigasi masih berlanjut, dan pemerintah belum menarik seluruh produk dari peredaran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 2 Agustus 2026 pukul 15.30
Penyimpangan Beras Fortifikasi Diperkirakan Rugikan Masyarakat Rp 71 T
CNBC Indonesia · 2 Agustus 2026 pukul 11.42
Mentan dan Organisasi Kepemudaan Sepakat Gebuk Pelaku Beras Fortifikasi
JPNN.com · 1 Agustus 2026 pukul 09.25
Pemerintah Bakal Rugi Rp 71 Triliun Gegara Beras Fortifikasi
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 14.50
Mentan Bongkar Penyebab Beras Premium Kerap Kosong, Periksa 15 Merek
Berita terkait
Beras di Ritel Modern Kosong Imbas Fortifikasi Disetop, Mentan Buka Suara
Detik.com · 21 September 2026 pukul 17.07
Pemilik 25 Beras Fortifikasi Abal-Abal Sah Tersangka? Ini Kata Bapanas
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 15.35
Pemerintah Perketat Pengawasan Pangan, 102 Tersangka Diproses sejak 2024
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 11.30
Mentan Yakin dalam Seminggu Harga Beras Turun!
Detik.com · 21 September 2026 pukul 18.41