Jakarta · Senin, 28 September 2026Cari
WargaKonoha

BI Genjot Kredit Perbankan, Insentif Likuiditas Tembus Rp461 T

Bank Indonesia (BI) telah menyalurkan insentif likuiditas makroprudensial sebesar Rp461 triliun pada pekan pertama September 2026. Kebijakan ini dirancang untuk memastikan likuiditas mengalir ke sektor riil melalui penyaluran kredit perbankan. BI membedakan insentif berdasarkan komposisi penempatan dana: bank dengan lebih dari 19% dana di surat berharga (SBN/SRBI) hanya dapat insentif 4% dari komponen pembiayaan, sementara bank dengan kurang dari 19% dan aktif menyalurkan kredit dapat tambahan insentif 2%, total hingga 6%. Likuiditas domestik terus longgar, dengan suku bunga INDONIA turun dari 6,61% (Juni) menjadi 5,91%, dan outstanding SRBI menyusut dari Rp1.096 triliun ke Rp1.013 triliun.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait