BI: Kartu Kredit Indonesia Bisa Jadi Dana Talangan Anak Kos
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9328615/original/080704200_1787202696-b31dbb66-3385-48a0-bc50-9516b65df4c8.jpg)
Bank Indonesia (BI) melaporkan Kartu Kredit Indonesia (KKI) dapat berfungsi sebagai dana talangan bagi anak kos yang belum menerima kiriman uang. KKI menggunakan mekanisme pembayaran tertunda, memungkinkan pengguna berbelanja terlebih dahulu dan membayar tagihan sekitar satu bulan kemudian tanpa mengurangi saldo tabungan atau uang elektronik secara langsung. Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta menjelaskan, jika pengguna melunasi tagihan penuh, tidak dikenakan bunga. Namun, jika belum lunas, akan dikenakan bunga atas penggunaan dana bank. KKI diluncurkan pada 17 Agustus 2026 dan mendapat respons positif dari publik.
Hingga 23 September 2026, BI mencatat 32.457 KKI telah diterbitkan, dengan hampir 8.000 kartu sudah aktif digunakan. Penggunaan KKI mencapai 38,8 ribu transaksi dengan nilai total Rp18,7 miliar, dan rata-rata tiap transaksi (ticket size) mencapai sekitar Rp482 ribu. Saat ini, KKI tersedia dalam bentuk kartu kredit digital yang dikeluarkan oleh tujuh bank.
BI berencana mengembangkan KKI melalui tiga tahap. Tahap pertama yaitu peluncuran kartu kredit digital untuk transaksi. Tahap kedua melibatkan penggunaan kartu untuk pembayaran online, termasuk e-commerce. Tahap ketiga adalah penerbitan kartu fisik KKI, yang akan dilaksanakan secara bertahap setelah penggunaan kartu digital berjalan lancar.
Bagikan
Berita terkait
BI Perluas KKI Segmen Ritel, jadi Alternatif Pembayaran Tertunda
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 20.06
Video: Efek Kartu Kredit Indonesia Meluncur dan Biaya Transaksi QRIS 0%
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 19.00
Video: Ungkap Efek Kartu Kredit Indonesia ke Bisnis Sistem Pembayaran
CNBC Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 19.00
Kartu Kredit Indonesia Meluncur, Bakal Bisa Dipakai di Berbagai EDC
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 13.19