BI Perluas KKI Segmen Ritel, jadi Alternatif Pembayaran Tertunda
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia (BI) memperluas pengembangan Kartu Kredit Indonesia (KKI) ke segmen ritel untuk menyediakan alternatif pembayaran bagi masyarakat. KKI ritel dikembangkan bersama ASPI, AKKI, dan industri pembayaran, bertujuan memberikan opsi pembayaran tertunda (deferred payment) sekaligus pembayaran langsung. Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta menjelaskan bahwa KKI ritel akan dikembangkan secara interoperabel dan inklusif, mirip QRIS, sehingga satu EDC dapat menerima berbagai KKI dari penerbit berbeda. Pada tahap awal, KKI ritel berupa kartu kredit digital yang dapat digunakan sebagai sumber dana untuk transaksi QRIS, dengan pilihan sumber dana berupa kartu kredit, tabungan, atau uang elektronik. Tahap berikutnya akan mengembangkan kartu tersebut untuk transaksi daring dan akhirnya menerbitkan kartu fisik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 13.19
Kartu Kredit Indonesia Meluncur, Bakal Bisa Dipakai di Berbagai EDC
ANTARA News · 18 Agustus 2026 pukul 19.47
Ada KKI ritel, Bank Mega siap genjot bisnis kartu kredit
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 10.40
BI Buka Peluang Semua PJP Jadi Penerbit Kartu Kredit Indonesia, Asal..
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 21.23
BI sebut sejumlah PJP lain mulai daftar jadi penerbit KKI segmen ritel
Berita terkait
BI: Kartu Kredit Indonesia Bisa Jadi Dana Talangan Anak Kos
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 17.35
QRIS Antarnegara Raih Penghargaan Global di 50-in-5 Awards 2026
kumparan · 22 September 2026 pukul 11.35
QRIS Antarnegara dapat pengakuan global lewat 50-in-5 Awards 2026
ANTARA News · 22 September 2026 pukul 10.06
Video: Efek Kartu Kredit Indonesia Meluncur dan Biaya Transaksi QRIS 0%
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 19.00