BI: Kinerja NPI perlu diperkuat untuk dukung ketahanan eksternal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur BI Destry Damayanti menyatakan kinerja Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) harus diperkuat untuk menunduk ketahanan eksternal. Surplus neraca perdagangan Juli 2026 mencapai 0,12 miliar USD setelah defisit 0,45 miliar USD pada bulan sebelumnya. Aliran investasi portofolio asing triwulan III-2026 mencatat net inflows 0,4 miliar USD didukung penerbitan global bond dan SBN. Cadangan devisa Indonesia pada Agustus 2026 sebesar 146,5 miliar USD atau 5,4 bulan impor, berada di atas standar kecukupan internasional 3 bulan impor. BI mempertahankan BI-Rate 5,75 persen serta suku bunga deposit facility 4,75 persen dan lending facility 6,5 persen untuk mendukung sasaran inflasi 2,5 plus/minus 1 persen pada 2026-2027.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 16.15
Destry Klaim Cadangan Devisa RI Aman di Atas Standar Internasional
Detik.com · 21 September 2026 pukul 16.53
Dolar AS Tembus Rp 17.800, BI Ungkap Biang Keroknya
Berita terkait
Anggaran Perumahan Terbatas, Maruarar Ungkap Sokongan Dana Rp180 Triliun di Luar APBN
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 19.58
Rupiah Makin Dekati 18.000 per Dolar AS, Data Ekonomi AS Jadi Pemicu
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 18.15
Suahasil Minta SMF, PIP Cs Tak Kejar Bunga Tinggi
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 18.10
Bos BI-Menkeu Bangun Kerja Sama Lima Pilar, Apa Itu?
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 17.55