BI: Pengguna QRIS di Jateng capai 9,08 juta orang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Jumlah pengguna QRIS di Jawa Tengah mencapai 9,08 juta orang hingga Juni 2026, menempati peringkat ketiga terbanyak di Indonesia. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, M Noor Nugroho, menyampaikan hal ini saat Media Briefing di Kota Pekalongan. Wilayah ini juga memiliki 4,52 juta gerai yang melayani pembayaran QRIS, menempati peringkat keempat nasional.
BI terus mendukung pertumbuhan melalui kebijakan pro-growth, termasuk akselerasi digitalisasi sistem pembayaran. Digitalisasi ini membuat transaksi pembayaran lebih efisien dan efektif, baik dari segi waktu maupun biaya. Untuk memperluas akseptasi digital, BI menggelar Pekan QRIS Nasional (PQN) 2026 pada 11-17 Agustus 2026, yang diikat dengan peringatan HUT Kemerdekaan Ke-81 RI.
Di samping digitalisasi, BI juga menekankan pentingnya edukasi dan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap penggunaan Rupiah tetap. Serangkaian kegiatan PQN 2026 di Jawa Tengah dirancang untuk memudahkan masyarakat menggunakan pembayaran digital.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 13.14
BI: Pembayaran Digital dan Uang Tunai Saling Melengkapi, Bukan Menggantikan
Berita terkait
Mulai Oktober 2026, BI Gratiskan MDR QRIS untuk Semua Merchant
JawaPos · 17 Agustus 2026 pukul 19.01
Mulai Oktober 2026, Biaya Transaksi QRIS Gratis untuk Semua Merchant
JawaPos · 17 Agustus 2026 pukul 18.45
Hore! BI Gratiskan Biaya QRIS buat Semua Merchant Per 1 Oktober 2026
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 10.59
Kartu Kredit Indonesia Meluncur, Bisa Dipakai Individu dan Korporasi
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 07.25