BI Rate Diprediksi Bakal Naik Lagi Demi Stabilkan Rupiah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Bank HSBC Indonesia memrediksi BI Rate akan naik satu kali lagi pada akhir 2026 sebelum siklus pengetatan moneter berakhir. Chief Asia Economist HSBC Frederic Neumann menyatakan sebagian besar langkah stabilisasi rupiah telah dilakukan BI, sehingga kenaikan berikutnya diperkirakan penyesuaian terakhir. Neumann menilai stabilitas rupiah dan arus modal masuk sudah terlihat, sehingga rupiah diprediksi bergerak dalam rentang sempit pada 2027. Setelah kenaikan suku bunga, BI mungkin menggunakan SRBI untuk menyerap likuiditas sebagai penyesuaian kecil. Sementara itu, pertumbuhan kredit perbankan masih menguat, terutama pada kredit investasi dan modal kerja.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 18.20
Dolar Sentuh Rp 18.000, BI Rate Bisa Naik Bulan Depan?
ANTARA News · 28 September 2026 pukul 16.39
BI siapkan sejumlah strategi guna jaga stabilitas rupiah
kumparan · 28 September 2026 pukul 15.19
BI-Rate Ditahan di 5,75% Dinilai Tepat, Jaga Penyaluran Kredit hingga Rupiah
Berita terkait
Bank Indonesia Menahan BI Rate 5,75% di Tengah Tekanan Eksternal
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 14.35
Rupiah Menguat ke Rp17.840 Usai BI Tahan Suku Bunga BI Rate 5,75 Persen
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 17.28
Dolar AS Makin Perkasa, Rupiah Diramal Masih akan Tertekan
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 17.20
Rupiah Ditutup Anjlok Dekati Rp18.000 per USD di Tengah Lonjakan Harga Minyak
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 16.36