Dolar Sentuh Rp 18.000, BI Rate Bisa Naik Bulan Depan?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dolar mencapai Rp 18.000, meningkatkan tekanan pada rupiah dan memicu spekulasi kenaikan BI Rate. Chief Economist Bank Permata, Josua Pardede, menyatakan peluang BI menaikkan suku bunga acuannya pada kuartal IV-2026, bahkan merevisi proyeksi akhir 2026 hingga 6%. Kenaikan ini didorong oleh kebijakan pengetatan The Fed pada September dan faktor-faktor seperti depresiasi rupiah, selisih suku bunga, arus modal, dan kenaikan harga impor. Namun, BI tidak harus mengikuti The Fed secara langsung, melainkan menilai kondisi domestik secara menyeluruh.
Rizal Taufikurahman dari INDEF menambahkan peluang kenaikan BI Rate lebih lanjut meningkat jika depresiasi rupiah berlangsung cepat, arus modal keluar membesar, dan ekspektasi inflasi terganggu. Namun, keputusan BI harus didasarkan pada kondisi domestik dan efektivitas intervensi. Jika tekanan rupiah hanya sementara dan inflasi terkendali, BI dapat menunggu. Sebaliknya, jika rupiah terus melemah, harga minyak tinggi, dan inflasi meningkat, kenaikan 25 basis poin menjadi relevan untuk stabilitas.
BI menghadapi dilema: kenaikan bunga dapat menekan kredit dan pertumbuhan, sementara pelemahan kurs berkepanjangan menaikkan biaya produksi dan menggerus daya beli. Oleh karena itu, keputusan kebijakan moneter perlu seimbang untuk menjaga stabilitas ekonomi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 12.12
Dolar Digdaya Jadi Rp18.000, Ekonom INDEF Mengendus Salah Satunya Dipicu oleh Pidato Seorang Presiden
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 16.36
Rupiah Ditutup Anjlok Dekati Rp18.000 per USD di Tengah Lonjakan Harga Minyak
kumparan · 28 September 2026 pukul 15.19
BI-Rate Ditahan di 5,75% Dinilai Tepat, Jaga Penyaluran Kredit hingga Rupiah
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 21.30
Banggar Tantang Pemerintah Jaga Rupiah di Rp17.500
Berita terkait
Video: Pengelola Dana Jumbo Ungkap Nasib Rupiah-Kebijakan BI dan The Fed
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 15.33
Rupiah Makin Kuat, USD Berada di Level Rp 17.694
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 17.08
Rupiah Melemah 0,48%, Dolar AS Makin Dekati Level Rp18.000
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 15.04
Bos BI Beri Peringatan, Mata Uang Dunia Tengah Hadapi "Strong Dollar"
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 12.02