BI Ungkap Efek Naikkan Bunga 1%: Dana Asing Masuk Rp 195 T
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia menyatakan kebijakan kenaikan suku bunga acuan sebesar 100 basis poin atau 1% sejak akhir Mei 2026 telah menghasilkan inflow dana asing yang signifikan. Pejabat Gubernur Sementara BI Destry Damayanti melaporkan bahwa arus modal asing yang masuk ke Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) telah mencapai Rp 195 triliun atau lebih dari US$ 10 miliar hingga pekan ini.
Destry menilai masuknya dana asing ini menjadi modal penting untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global. Dana tersebut diharapkan memperkuat cadangan devisa dan menambah likuiditas pasar guna menjaga stabilitas ekonomi.
Saat ini BI mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75% dengan pertimbangan kondisi global yang belum stabil, khususnya terkait ketidakstabilan yang mempengaruhi harga aset domestik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 31 Juli 2026 pukul 19.45
Aliran Dana Asing Masuk Tembus Rp 195 Triliun hingga Juni 2026
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 11.48
BI Antisipasi Era Suku Bunga Tinggi di Tengah Ketidakpastian Global
Liputan6.com · 31 Juli 2026 pukul 11.45
The Fed Beri Sinyal, Bank Indonesia Waspadai Dampak Suku Bunga Tinggi AS
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 10.00
Destry Damayanti Tegaskan Fokus Utama Terkini BI: Inflasi dan Rupiah
Berita terkait
Suahasil Ungkap Alasan Pemerintah Pantau Suku Bunga, Terkait Biaya APBN
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 19.40
IHSG Tancap Gas, Naik 1,01% di Awal Perdagangan Usai Libur HUT RI ke-81
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 09.15
RI Kebanjiran Modal Asing, BI Catat Inflow Rp131 Triliun
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 17.55
BI Jor-Joran Jaga Likuiditas, Beli SBN Hampir Rp300 T
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 17.20