Jakarta · Rabu, 30 September 2026Cari
WargaKonoha

RI Kebanjiran Modal Asing, BI Catat Inflow Rp131 Triliun

Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing yang masuk ke Indonesia secara neto mencapai Rp131 triliun hingga 28 September 2026. Aliran ini didominasi oleh Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) sebesar Rp165,59 triliun, diikuti oleh Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp27,51 triliun. Namun, pasar saham masih mencatatkan arus keluar modal asing (outflow) sebesar Rp62,10 triliun, sehingga inflow bersih akhirnya mencapai Rp131 triliun.

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI, Erwin Gunawan Hutapea, menjelaskan bahwa salah satu strategi BI dalam mengelola likuiditas adalah melakukan kalibrasi bertahap terhadap SRBI, baik dari sisi imbal hasil maupun volume. Yield SRBI berhasil diturunkan dari 7,74% menjadi 6,76%, atau sekitar 100 basis poin. Volume penerbitan SRBI juga turun dari Rp1.050 triliun menjadi sekitar Rp1.028 triliun.

SRBI berperan sebagai instrumen moneter untuk mengelola likuiditas, menarik aliran modal asing, dan mendukung pendalaman pasar keuangan. Selain itu, BI juga menjaga spread antara SBN dan US Treasury 10 tahun pada level 186, yang masih cukup menarik bagi investor asing untuk memasukkan modal ke Indonesia.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait