Biaya Produksi Naik, Pedagang Terpaksa Perkecil Ukuran Tahu Tempe
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Biaya produksi tahu tempe naik drastis, memaksa pedagang memperkecil ukuran produk. Kenaikan utama terjadi pada kedelai (Rp9.500-Rp12.000/kg), plastik kemasan (Rp20.000-Rp45.000/kg), minyak goreng, serta kurs dolar AS (Rp14.500-Rp18.000). Para perajin menahan harga jual tempe 250 gram dan tahu 500 gram di Rp5.000 untuk menjaga daya beli, meski margin keuntungan menyusut. Produksi sering dikurangi atau dihentikan akibat beban operasional tinggi. Subsidi kedelai senilai Rp500 miliar belum memberi dampak langsung karena syaratnya belum terpenuhi (harga kedelai harus mencapai Rp12.500-Rp13.000/kg). Pedagang yang berdaya modal kemungkinan tetap berproduksi meski harga kedelai mencapai Rp15.000/kg, namun sebagian besar berpotensi gulung tikar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 4 Oktober 2026 pukul 07.29
Harga Tahu dan Tempe Tak Naik, tapi Ukuran Mengecil
Berita terkait
Ukuran Tahu dan Tempe Menciut Gara-gara Harga Kedelai Mahal
Detik.com · 3 Oktober 2026 pukul 16.00
Harga Kedelai Mahal, Pemerintah Belum Mau Intervensi
Detik.com · 3 Oktober 2026 pukul 15.31
Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Sehat Tanpa Mengorbankan Margin
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 20.52
Industri Galangan Kapal RI Meringis: Rupiah Melemah-Bunga Bank Mahal
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 14.25