Bos BGN Jamin Anggaran MBG Rp15 Ribu per Porsi Tak Pangkas Kualitas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan bahwa anggaran Rp15.000 per porsi untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak akan mengurangi kualitas makanan bagi siswa. Ia menjelaskan bahwa perhitungan anggaran sudah mencakup bahan utama seperti ayam, telur, dan sayuran, serta tidak menggunakan barang bersubsidi seperti minyak goreng Minyakita, LPG 3 kilogram, dan beras SPHP. Sudaryono menambahkan bahwa BGN akan memastikan setiap dapur MBG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) menyajikan makanan yang aman dan bergizi sesuai standar, serta menyiapkan sistem pengawasan publik agar masyarakat dapat memantau dan melaporkan menu yang tidak layak. Di tengah upaya ini, beberapa insiden keracunan terjadi: 211 siswa di Kabupaten Kediri dan 33 siswa di Malang jatuh sakit setelah mengonsumsi MBG, dengan hasil laboratorium menunjukkan adanya bakteri E. coli pada hidangan telur, sehingga distribusi makanan dihentikan sementara untuk evaluasi lebih lanjut.
Bagikan
Berita terkait
FMLK Minta Kewenangan di RUU Perampasan Aset Dibatasi dan Diuji Pengadilan
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 23.27
Mahasiswa soal RUU Perampasan Aset: Merampas Aset Harus Dibatasi Secara Jelas
kumparan · 1 Oktober 2026 pukul 22.04
Bukan Lagi Rp6 Juta per Hari, Insentif Dapur MBG Dirombak Jadi Rp2.000 per Porsi
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 06.50
Komisi II DPR Ungkap Alasan Tak Beri Izin Ombudsman Rapat Bareng Komisi XIII dan Kementerian Imipas
SINDOnews · 29 September 2026 pukul 16.34