Jakarta · Kamis, 17 September 2026Cari
WargaKonoha

BI Genjot Kolaborasi Lintas Negara untuk Perkuat Kepercayaan di Era Digital

Bank Indonesia (BI) menekankan pentingnya perlindungan konsumen dan tata kelola sebagai fondasi kepercayaan dalam transformasi ekonomi digital. Melalui seminar internasional di Bali, BI mendorong kolaborasi lintas sektor dan negara untuk menghadapi risiko kejahatan digital yang dapat mengganggu stabilitas sistem keuangan dan inklusi keuangan.

Data semester I 2026 menunjukkan pertumbuhan pesat transaksi QRIS mencapai 12,55 miliar transaksi dengan nilai Rp600,7 triliun. Namun, terdapat kesenjangan antara indeks inklusi keuangan (93,61%) dan literasi keuangan (69,57%), sehingga peningkatan pemahaman konsumen menjadi prioritas utama.

BI mengintegrasikan perlindungan konsumen dalam Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2030 dan PBI Nomor 6 Tahun 2026. Langkah konkret meliputi pembentukan Indonesia Anti-Scam Centre serta partisipasi aktif dalam forum global seperti OECD untuk menetapkan standar perlindungan konsumen digital yang inklusif dan tangguh.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait