Transaksi Digital Meledak, BI Minta Perlindungan Konsumen Makin Diperketat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia (BI) memperkuat kolaborasi lintas sektor dan negara untuk meningkatkan perlindungan konsumen di ekonomi digital. Deputi Gubernur BI, Filianingsih Hendarta, menekankan kepercayaan masyarakat sebagai pondasi utama pengembangan pembayaran digital, sekaligus menyatakan perlindungan konsumen semakin penting akibat risiko kejahatan digital yang menghambat inklusi keuangan dan stabilitas sistem keuangan. Seminar internasional di Bali pada 17-18 September 2026 diikuti lembaga seperti World Bank, OECD, ADB, UNODC, CGAP, INTERPOL, dan bank sentral negara lain. Di Indonesia, transaksi QRIS semester I 2026 mencapai 12,55 miliar transaksi dengan nilai Rp600,7 triliun, meningkat dua kali lipat dari tahun sebelumnya. QRIS telah digunakan 66 juta pengguna dan 45 juta merchant, terutama UMKM. Namun, indeks literasi keuangan 2026 hanya 69,57%, jauh di bawah inklusi keuangan 93,61%. BI mengimplementasikan Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2030 melalui inisiatif 4I-RD serta Peraturan BI No. 6/2026 tentang perlindungan konsumen dan kolaborasi Indonesia Anti-Scam Centre.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 21.15
BI Genjot Kolaborasi Lintas Negara untuk Perkuat Kepercayaan di Era Digital
ANTARA News · 17 September 2026 pukul 22.05
Deputi Gub BI: Pelindungan konsumen harus lekat di arsitektur digital
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 20.31
Transaksi QRIS Naik 2 Kali Lipat, BI Soroti Risiko Penipuan Digital
ANTARA News · 17 September 2026 pukul 19.47
OJK Tegal perkuat perlindungan konsumen cegah penipuan digital
Berita terkait
Jangan Asal Tagih! OJK Tegaskan Pengguna Paylater dan Pinjol Punya Hak yang Sama
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 20.00
Kuota Hangus, Hak Konsumen Dipertaruhkan
kumparan · 12 September 2026 pukul 13.00
DPR Sorot Penguasaan Data Platform Digital dan Perlindungan Konsumen
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 02.15
Lindungi Pelanggan, Home Credit Perkuat Literasi dan Sistem Anti Fraud
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 15.05