Jakarta · Jumat, 28 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Bos BPS Jamin Sensus Ekonomi Bukan buat Kejar Pajak

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 tidak dilakukan untuk kepentingan perpajakan. Sensus yang berlangsung dari 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 ini bertujuan untuk mengumpulkan data statistik ekonomi rumahan dan pelaku usaha rumahan. Amalia menjamin kerahasiaan data yang dikumpulkan dan memungkinkan masyarakat mengisi kuesioner secara mandiri melalui platform online yang dapat diakses setelah meminta link kepada petugas sensus. Wakil Kepala BPS Sonny Harry Budiutomo Harmadi menambahkan bahwa sensus dilakukan untuk mendata aktivitas ekonomi yang terjadi di rumah-rumah, terutama karena batas antara aktivitas ekonomi dan bangunan fisik rumah semakin tidak jelas. Target responden sensus adalah pelaku usaha rumahan yang memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan keluarga-keluarga untuk mendata aktivitas ekonomi dalam rumah tangga.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait