Kemenkeu Klarifikasi Anggaran BPS Rp 7 Triliun: Bukan Cuma untuk DTSEN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberikan klarifikasi mengenai alokasi anggaran sebesar Rp 7 triliun kepada Badan Pusat Statistik (BPS). Kemenkeu menjelaskan bahwa jumlah tersebut merupakan total pagu operasional BPS secara nasional, bukan dana khusus untuk DTSEN (Data Terpadu Sosio-Ekonomi Nasional) atau Sensus Ekonomi. DTSEN merupakan basis data penting bagi pemerintah dalam penyaluran bantuan sosial berdasarkan angka desil ekonomi masyarakat. Pernyataan sebelumnya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa BPS mengajukan tambahan anggaran untuk menjaga kualitas data statistik nasional, dengan DTSEN dan Sensus Ekonomi membutuhkan hampir Rp 7 triliun. Kemenkeu menegaskan bahwa dana tersebut mencakup seluruh program kerja dan kebutuhan operasional BPS secara komprehensif.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 08.49
Kemenkeu Luruskan Pernyataan Purbaya soal Anggaran DTSEN Hampir Rp7 Triliun
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 10.40
Purbaya Gelontorkan Rp 7 Triliun untuk Benahi Data Desil DTSEN
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 09.30
Purbaya Guyur BPS Rp7 Triliun, Salah Satunya Bereskan DTSEN
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 18.00
Purbaya Benahi DTSEN Setelah Desil 9-10 Dinilai Tak Tepat Sasaran
Berita terkait
Desil DTSEN Berpeluang Dikaji Ulang, Airlangga Tunggu Hasil Sensus Ekonomi BPS
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 14.21
Jangan Salah Sangka, Data Desil Agustus Bukan Dari Sensus Ekonomi Terbaru
JawaPos · 20 Agustus 2026 pukul 15.30
Menilik Ramai-ramai Pembagian Desil DTSEN
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 14.45
Kemenkeu Klarifikasi Pernyataan Purbaya soal Anggaran Rp7 T Buat BPS
CNN Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 13.43