Bos BPS Sensus Ekonomi Ketua MPR, Rumah Dinas Sah Ditempeli Stiker
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan Sensus Ekonomi 2026 di rumah dinas Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Muzani di Jakarta Selatan. Kegiatan ini dilakukan untuk mengumpulkan data sebenarnya mengenai kondisi ekonomi masyarakat Indonesia. Rombongan BPS yang dipimpin oleh Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti tiba di kediaman Muzani pukul 15:30 WIB dan melakukan sensus selama sekitar 30 menit. Dalam proses ini, petugas memverifikasi informasi terkait jumlah keluarga dan usaha yang dikelola oleh Muzani dan anggota keluarganya. Muzani menyatakan dukungannya terhadap sensus ini sebagai warga negara dan menekankan pentingnya data akurat untuk perumusan kebijakan pemerintah. Setelah selesai, stiker pelaksanaan sensus ditempelkan di kediamannya sebagai tanda partisipasi telah selesai dilakukan.
Kepala BPS Amalia mengapresiasi kooperatifnya Muzani dalam memberikan informasi selama sensus berlangsung. Ia juga mengimbau seluruh masyarakat agar berpartisipasi aktif dalam Sensus Ekonomi 2026, bahtiul melalui pendataan langsung maupun melalui kuesioner online yang telah disediakan. Amalia menjamin bahwa seluruh data yang dikumpulkan bersifat rahasia dan tidak berkaitan langsung dengan perhitungan pajak. Sensus Ekonomi ini diharapkan menjadi dasar yang kuat bagi pemerintah dalam merancang kebijakan yang tepat sasaran dan berbasis data nyata bagi kesejahteraan rakyat Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 17.30
Bos BPS Turun Gunung Sensus Ketua MPR Ahmad Muzani
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 18.05
BPS Lakukan Sensus Ekonomi di Kediaman Ketua MPR Ahmad Muzani
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 18.00
Bos BPS Jamin Sensus Ekonomi Bukan buat Kejar Pajak
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 18.19
Kepala BPS soal Tukang Becak Masuk Desil 9: Sekarang Sudah Jadi Desil 3
Berita terkait
Pantau Peta Ekonomi RI, BPS Siap Data Seluruh Rumah Tangga dan Usaha
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 16.16
Top 3: Purbaya Gelontorkan Rp 7 Triliun untuk Benahi Data Desil DTSEN
Liputan6.com · 28 Agustus 2026 pukul 06.30
Kemenkeu Klarifikasi Anggaran BPS Rp 7 Triliun: Bukan Cuma untuk DTSEN
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 16.56
Purbaya Gelontorkan Rp 7 Triliun untuk Benahi Data Desil DTSEN
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 10.40